ciri-ciri diabetes pada usia muda perlu diketahui sejak dini

Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda

Ciri-ciri diabetes perlu diketahui sejak usia muda, karena saat ini banyak anak-anak muda yang merasakan ciri-ciri penyakit berbahaya yang satu ini namun memilih untuk mengabaikannya karena masih merasa berusia muda. Perlu diketahui bahwa diabetes bisa menyerang seseorang di usia berapapun sehingga semua orang perlu tahu dan waspada mengenai ciri-ciri penyakit yang satu ini. Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai tanda-tanda diabetes.

Ciri-ciri Diabetes

Jika mengalami ciri-ciri di bawah ini dalam jangka waktu yang panjang, ada baiknya segera mengecek kadar gula darah dan memeriksakan diri ke dokter.

Beberapa ciri-ciri penyakit diabetes di usia muda diantaranya adalah:

1. Mengalami Penurunan Berat Badan

ciri-ciri diabetes salah satunya terjadi penurunan berat badan drastis

Ciri yang pertama adalah mengalami penurunan berat badan secara drastis dalam waktu yang singkat.

Sebagian besar anak muda justru merasa senang jika mengalami penurunan berat badan sehingga mereka tidak perlu memikirkan soal penampilan atau lebih mudah dalam mencari pakaian yang cocok.

Namun, jika mengalami penurunan berat badan yang drastis yakni mencapai 5% dari berat badan total awal, maka perlu diwaspadai terkena penyakit diabetes.

Hal ini disebabkan karena glukosa dalam tubuh yang menjadi sumber energi utama tidak bisa diolah dengan baik karena ada permasalahan pada insulin.

Karena tubuh tidak memperoleh cukup sumber energi, maka tubuh secara otomatis akan mencari sumber energi lain yakni dari protein dan lemak.

Sehingga, tubuh akan terus menerus memecah otot dan lemak untuk digunakan sebagai sumber energi.

Sehingga bagi penderita diabetes, penurunan berat badan secara drastis akan terjadi.

Biasanya penurunan berat badan yang menjadi ciri penyakit ini adalah penurunan berat badan terjadi secara cepat.

Meskipun, disaat yang bersamaan penderita diabetes makan secara normal atau justru berlebihan karena ciri lain dari penyakit ini adalah mudah merasa lapar.

2. Kulit Kering dan Gatal

kulit kering dan kulit gatal sering terjadi pada ciri-ciri diabetes

Ciri yang kedua adalah mengalami kulit gatal dan kering.

Sebagian besar individu di usia muda menganggap bahwa jika mengalami masalah ini maka sedang ada masalah hormonal saja di dalam tubuh dan akan membaik seiring berjalannya waktu.

Namun, jika kondisi ini berkepanjangan meskipun sudah melakukan perawatan kulit dari luar, maka perlu diwaspadai sebagai tanda dari penyakit diabetes.

Jika seseorang mengalami penyakit diabetes, maka tubuh akan banyak sekali kehilangan cairan melalui urine, sehingga kulit akan kehilangan kelembaban alaminya.

Kemudian, kadar gula dalam darah yang tinggi akan menyebabkan tubuh memproduksi zat sitokin lebih banyak dari biasanya.

Adanya zat sitokin yang berlebihan dalam tubuh akan membuat kulit tubuh meradang, gatal, kering dan pecah-pecah.

Jadi, jika mengalami kulit kering dan gatal secara berkelanjutan, sebaiknya segera cek kadar gula darah dan menghubungi dokter.

3. Mengalami Pembengkakan Gusi

Ciri-ciri diabetes yang ketiga adalah mengalami pembengkakan gusi.

Sebagian besar orang yang berusia muda beranggapan bahwa gusi yang bengkak merupakan tanda normal akan tumbuh gigi tambahan atau adanya infeksi gigi biasa.

Namun, jika mengalami pembengkakan gusi secara berkepanjangan, perlu diwaspadai bahwa seseorang ini mengalami penyakit diabetes.

Hal ini karena seseorang yang memiliki penyakit diabetes akan sangat rentan terkena bakteri.

Tetapi, diabetes membuat sistem imun dalam tubuh menurun sehingga tubuh tidak bisa melawan bakteri yang masuk dan pertumbuhan bakteri menjadi sangat cepat.

Mulut merupakan salah satu organ tubuh yang paling banyak dan sering terkena bakteri terutama apabila tidak terjaga kebersihannya.

Jadi, pembengkakan berkepanjangan pada gusi merupakan salah satu ciri diabetes yang perlu diwaspadai.

Artikel Terkait:

4. Mudah Merasakan Lapar

mudah lelah akibat kolesterol tinggi

Ciri-ciri diabetes yang ketiga adalah mudah merasa lapar.

Kebanyakan anak muda merasa bahwa di usia mereka wajar jika makan banyak dan terus merasakan lapar karena banyaknya kegiatan atau aktivitas yang sedang dilakukan.

Namun, jika sudah makan dengan cukup dan terus mengalami rasa lapar sampai membuat makan berlebihan, perlu diwaspadai bahwa hal tersebut adalah ciri dari penyakit diabetes.

Gejala yang satu ini merupakan ciri yang paling umum dan banyak dialami oleh penderita penyakit diabetes.

Rasa lapar pada penderita penyakit diabetes tidak akan hilang meskipun baru saja makan.

Hal ini karena ada permasalahan pada produksi hormon insulin pada tubuh dimana hormon ini memiliki fungsi utama untuk mengubah gula yang masuk ke tubuh menjadi sumber energi.

Ketika glukosa tidak dapat diubah menjadi sumber energi, maka sel-sel dalam tubuh akan kekurangan energi.

Kondisi ini akan membuat tubuh mengirimkan sinyal atau kode ke otak bahwa tubuh membutuhkan makanan.

Sehingga, otak akan memerintahkan tubuh untuk makan dan merasakan lapar yang berlebihan.

Gejala diabetes yang mudah merasa lapar ini disebut dengan polifagia dalam dunia kesehatan.

5. Mengalami Dehidrasi Berlebihan

mudah haus adalah gejala diabetes yang sering terjadi

Ciri diabetes yang kelima adalah mengalami dehidrasi berlebihan.

Sebagian besar anak muda akan beranggapan bahwa dirinya mengalami dehidrasi karena kekurangan minum air putih atau memang sedang melakukan banyak aktivitas fisik yang berat.

Namun, jika tetap mengalami dehidrasi meskipun sedang tidak berkegiatan dan sudah minum cukup air yakni sehari minimal 1,5 liter, maka perlu diwaspadai mengenai ciri penyakit diabetes.

Dehidrasi berlebihan dapat terjadi bagi penderita penyakit diabetes.

Hal ini karena kadar gula darah yang tinggi menyebabkan ginjal tidak mampu menyerap seluruh nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dengan baik.

Akibatnya gula yang harusnya diserap oleh ginjal justru dikembalikan ke dalam aliran darah.

Kadar gula yang tinggi di dalam darah akan menyebabkan tekanan osmotik yang membuat urine menarik banyak kandungan air didalam tubuh.

Karena tubuh mengalami kekurangan air, maka tubuh akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh mengalami dehidrasi.

Artikel Terkait:

6. Sering Buang Air Kecil

Ciri-ciri diabetes yang keenam adalah sering buang air kecil.

Kebanyakan anak muda menganggap bahwa seringnya buang air kecil karena kebanyakan minum.

Namun, jika buang air kecil setiap satu jam atau beberapa menit sekali, maka perlu diwaspadai mengenai ciri penyakit diabetes.

Terlebih jika mengalami buang air kecil secara intens terutama jika malam hari hingga mengganggu jam tidur, maka perlu sangat waspada.

Kondisi ini disebut dengan poliuria dalam dunia kesehatan.

Kondisi ini disebabkan karena kadar gula dalam darah yang sangat tinggi akan meningkatkan tekanan osmotik pada urine sehingga akan menarik banyak air dalam tubuh.

Sehingga tubuh akan lebih banyak memproduksi urine dan akhirnya akan banyak buang air kecil.

7. Penyembuhan Luka yang Lambat

Ciri-ciri diabetes yang ketujuh adalah proses penyembuhan luka yang jauh lebih lambat dibandingkan dengan tubuh yang normal.

Orang yang mengidap penyakit diabetes akan mengalami keadaan dimana luka, memar, infeksi, dan gigitan serangga akan sulit sembuh atau pulih.

Kondisi ini disebabkan karena kadar gula yang tinggi dalam darah akan merusak pembuluh darah arteri yang membawa darah kaya oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Sedangkan, proses penyembuhan luka pada tubuh membutuhkan oksigen dan nutrisi yang banyak.

Jadi, jika kebutuhan oksigen dan nutrisi berkurang, sel-sel dalam tubuh akan kesulitan untuk memperbaiki jaringan atau saraf yang mengalami kerusakan.

Sistem imun penderita diabetes juga akan melemah sehingga luka yang terbuka akan mudah terserang infeksi bakteri.

Dengan infeksi bakteri yang sangat cepat sedangkan sistem imun tubuh melemah, maka luka terbuka akan lebih mudah membusuk dan merembet ke bagian tubuh lainnya.

8. Mengalami Kebas atau Kesemutan

Ciri yang kedelapan adalah mengalami kesemutan atau kebas secara berkepanjangan.

Sebagian besar anak muda beranggapan bahwa kesemutan disebabkan karena terlalu lama duduk bersila atau hanya kebas biasa.

Namun, jika kesemutan dan kebas berlangsung sangat sering dan secara berkepanjangan, maka perlu diwaspadai sebagai ciri-ciri penyakit diabetes.

Gejala ini biasanya akan muncul bagi penderita diabetes yang sudah lama namun mengabaikan ciri utama lainnya yang bisa terjadi lebih awal.

Kondisi kesemutan atau kebas berkepanjangan ini disebabkan karena rusaknya saraf pada penderita penyakit diabetes.

Kondisi ini disebut dengan neuropati diabetik atau neuropati perifer.

Tidak jarang beberapa penderita diabetes yang sudah parah juga mengalami pembengkakan pada kaki atau tangan.

Kesimpulan

Jika mengalami satu atau lebih ciri-ciri diabetes sebagaimana disebutkan diatas, ada baiknya segera mengecek kadar gula darah dan menemui dokter terdekat. Karena penyakit diabetes merupakan penyakit berbahaya jika dibiarkan dan tidak segera diobati. Penyakit ini merupakan penyakit yang bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis lainnya seperti kerusakan ginjal, jantung, darah tinggi, stroke dan lain sebagainya.

Pertanyaan Tentang Ciri-Ciri Diabetes Di Usia Muda

Beberapa ciri-ciri diabetes di usia muda meliputi sering buang air kecil, kelelahan yang berlebihan, rasa haus yang konstan, berat badan menurun tanpa alasan yang jelas, dan gatal atau infeksi kulit yang berulang.

Ya, gaya hidup seperti pola makan yang tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko diabetes di usia muda.

Mencegah diabetes di usia muda dapat dilakukan dengan menjalani pola makan sehat, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok.

Diabetes tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, tetapi bisa dikendalikan dengan perubahan gaya hidup dan, jika diperlukan, pengobatan medis.

Stres berkepanjangan dapat meningkatkan hormon yang menyebabkan kenaikan gula darah, sehingga meningkatkan risiko diabetes, terutama di usia muda.

Albatha Herbal Nusantara

Albatha Herbal Nusantara

Albatha Herbal Nusantara adalah perusahaan terkemuka di bidang herbal dan perawatan kulit/kecantikan berkualitas di Indonesia. Dengan komitmen tinggi terhadap inovasi dan kualitas produk, Albatha Herbal Nusantara menyediakan solusi alami yang efektif untuk kebutuhan perawatan tubuh dan kulit. Dengan portofolio produk yang luas, perusahaan ini menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan kesehatan dan kecantikan alami.