waspada gejala diabetes, perhatikan tanda-tanda diabetes melitus

Gejala Diabetes

Banyak orang yang belum paham dan mengetahui apa saja gejala diabetes sehingga ketika mengalami gejala-gejala tersebut, tidak langsung mengecek kadar gula dalam darah atau menemui dokter terdekat untuk memperoleh pengobatan diabetes yang sesuai. Sehingga, banyak orang yang baru mengetahui bahwa dirinya terkena diabetes setelah mengalami penyakit komplikasi sebagai akibat dari mengidap diabetes.

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai gejala-gejala penyakit diabetes agar dapat melakukan tindakan preventif ketika mengalami gejala tersebut.

Gejala Diabetes

Tahukah Anda apa saja gejala awal diabetes yang seringkali diabaikan? Sebelum menjangkiti lebih dalam, mari kita kenali tanda-tanda awalnya.

Berikut ini beberapa gejala awal diabetes, diantaranya adalah:

1. Mudah Merasa Haus

mudah haus adalah gejala diabetes yang sering terjadi

Gejala yang pertama adalah mudah merasakan haus atau polidipsia, hal ini terjadi pada semua jenis diabetes baik diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 maupun diabetes insipidus.

Rasa haus karena mengidap penyakit diabetes biasanya tidak akan hilang meskipun sudah minum air putih atau minuman lainnya sebanyak apapun.

Pada kondisi tubuh yang normal, gula yang ada di dalam darah akan disaring oleh ginjal dan akan diserap kembali oleh darah.

Tetapi, jika kadar gula dalam darah seseorang sangat tinggi, ginjal tidak bisa menyerap seluruh gula sehingga gula yang dikonsumsi akan menumpuk di dalam urine.

Akhirnya, urine tersebut akan memiliki kadar gula yang tinggi dan memiliki tekanan osmotik tinggi sehingga akan menarik air lebih banyak.

Jadi, semua komponen air yang ada dalam tubuh akan tertarik oleh urine dan akan menyebabkan kondisi tubuh yang dehidrasi.

Karena tubuh mengalami dehidrasi, maka tubuh mengirimkan sinyal ke otak dan otak akan menghasilkan rasa haus.

Jadi, penderita diabetes akan lebih mudah merasakan haus.

2. Sering Buang Air Kecil

Gejala yang kedua adalah sering buang air kecil.

Jika mengidap penyakit diabetes, seseorang akan sering buang air kecil terutama jika malam hari.

Gejala ini disebut dengan poliuria jika dalam dunia kesehatan.

Sama seperti mengalami rasa haus yang terus-menerus, karena tubuh tidak bisa mengolah gula dengan maksimal, maka kadar gula dalam urine sangat tinggi sehingga akan menarik banyak air dan menyebabkan volume urine meningkat.

3. Berat Badan Turun Secara Drastis

Gejala diabetes melitus yang ketiga adalah berat badan akan turun secara cepat dan drastis.

Berat badan dikatakan turun secara drastis jika penurunannya sudah lebih dari 5% berat badan total.

Pada tubuh yang normal, tubuh akan menggunakan glukosa sebagai sumber energi.

Namun bagi penderita diabetes, insulin dalam tubuh tidak mampu memproses perubahan glukosa menjadi sumber energi sehingga tubuh akan mencari sumber energi lain yakni dari protein dan lemak.

Tubuh penderita diabetes akan secara terus menerus memecah otot dan lemak yang ada untuk dijadikan sumber energi.

Sehingga, penderita akan mengalami penurunan berat badan secara drastis dan menjadi kurus.

4. Luka Susah Mengering atau Sembuh

Gejala yang keempat adalah jika mengalami infeksi, luka terbuka basah, bekas gigitan serangga, atau memar namun luka tidak kunjung sembuh maka bisa dipastikan orang tersebut memiliki kadar gula dalam darah yang tinggi.

Kadar gula dalam darah yang tinggi akan membuat dinding pembuluh darah arteri pada tubuh mengeras dan menyempit.

Sehingga aliran darah yang kaya akan oksigen yang berasal dari jantung dan harus diteruskan ke seluruh tubuh menjadi terhambat.

Padahal, apabila ada bagian tubuh yang mengalami luka, bagian tubuh tersebut membutuhkan oksigen dan nutrisi yang terkandung dalam darah agar lekas sembuh atau menutup.

Dengan kondisi ini, maka semua sel-sel dalam tubuh akan kesulitan memperbaiki jaringan yang rusak akibat luka yang dialami.

Related Post:

5. Gangguan Penglihatan

gangguan penglihatan mata sering terjadi pada pasien dengan gejala diabetes

Gejala diabetes yang kelima adalah orang tersebut akan mengalami gangguan penglihatan.

Banyak yang salah kaprah bawah gangguan penglihatan yang dialami merupakan faktor usia.

Namun, kadar gula dalam darah yang tinggi akan menyebabkan gangguan pada penglihatan.

Gangguan yang terjadi diantaranya adalah mata buram, kabur dan keruh.

Jika masih di usia muda dan mengalami gejala ini, maka harus waspada dan segera memeriksakan diri apakah gangguan tersebut akibat dari diabetes atau tidak.

6. Kesemutan

Gejala keenam dari diabetes adalah kesemutan.

Orang yang mengidap penyakit diabetes akan merasakan gejala kesemutan, kebas dan sensasi dingin terutama pada kaki.

Kesemutan pada pengidap diabetes akan berlangsung lama dan berkelanjutan.

Jadi, berbeda dengan kesemutan biasanya, ini disebut neuropati diabetes.

Semakin bertambah tinggi kadar gula darah pada tubuh, maka akan semakin parah kesemutan pada tangan dan kaki yang dialami penderita.

7. Sakit Kepala dan Lemas

sakit kepala dan lelah akibat diabetes

Gejala yang ketujuh merupakan gejala yang biasa dialami oleh penderita diabetes tahap awal yakni sakit kepala dan lemas atau tubuh tidak bertenaga.

Kondisi seperti ini biasanya disebabkan karena dua faktor yakni kadar gula darah terlalu tinggi atau kadar gula darah terlalu rendah.

Selain itu, lemas dan sakit kepala juga bisa disebabkan karena insulin tidak bekerja secara efektif atau tidak diproduksi oleh tubuh.

Tubuh memerlukan insulin yang cukup untuk mengubah glukosa menjadi energi.

Apabila jumlah insulin dalam tubuh kurang atau fungsi insulin terganggu, maka glukosa tidak bisa diubah menjadi energi dan tidak bisa diserap dalam tubuh sehingga akan menumpuk dalam darah.

Sehingga, tubuh akan kekurangan energi dan merasakan pusing.

Pengidap diabetes tahap awal juga biasanya merasakan lemas terutama jika setelah makan.

Hal ini karena ada input gula dan glukosa tersebut tidak bisa diubah menjadi energi sehingga tubuh akan merasa lemas berlebihan.

8. Kulit Kering

Salah satu gejala diabetes yang dapat terjadi adalah kulit kering.

Penderita diabetes akan sering mengalami permasalahan pada kulit seperti gatal, kering, bersisik, atau pecah-pecah.

Kondisi ini berhubungan dengan ketika penderita diabetes terlalu banyak mengeluarkan urine, maka tubuh akan mengalami kekeringan atau kehilangan kelembaban alaminya.

Selain itu, kadar gula dalam darah yang tinggi akan memicu tubuh memproduksi lebih banyak zat yakni zat sitokin.

Zat sitokin adalah protein kecil yang berfungsi untuk membantu menghantarkan sinyal antar sel.

Produksi sitokin yang sangat banyak dan berlebihan ini akan membuat kulit penderita diabetes gatal, kering, meradang, dan pecah-pecah.

9. Mudah Lapar

Gejala yang terakhir adalah mudah sekali merasakan lapar.

Gejala ini merupakan gejala umum dan sudah banyak diketahui oleh masyarakat tetapi seringkali disepelekan.

Kondisi mudah lapar banyak dirasakan oleh penderita diabetes karena di dalam tubuh, semua makanan akan diubah menjadi glukosa.

Glukosa ini menjadi bahan untuk energi yang akan digunakan oleh sel, jaringan, dan organ tubuh untuk beroperasi.

Pada penderita diabetes, ada masalah dengan jumlah insulin dalam tubuh dan kemampuan tubuh untuk merespon insulin.

Sehingga proses perubahan glukosa menjadi energi tidak berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya, hindari makanan yang mengandung index glikemik tinggi.

Maka, tubuh akan merasa belum mendapatkan sumber energi dan akan mengirimkan sinyal ke otak untuk makan lagi dan lagi.

Kondisi ini disebut dengan polifaga dalam dunia kesehatan sehingga, penderita diabetes akan terus merasakan lapar karena kekurangan sumber energi.

Mulailah mengkonsumsi makanan untuk diabetes seperti karbohidrat kompleks yang tidak menjadi glukosa.

Gejala Diabetes pada Wanita

Selain gejala umum diabetes sebagaimana sudah dijabarkan di atas, ada pula gejala penyakit diabetes yang khusus terjadi pada wanita.

Berikut beberapa gejalanya:

1. Mengalami Infeksi Jamur

Gejala pertama diabetes yang banyak dialami oleh wanita adalah terjadinya infeksi jamur.

Diabetes yang diderita oleh wanita mempermudah infeksi jamur pada selaput lendir yakni di bagian mulut, rahim, dan vagina.

Yang paling banyak muncul adalah infeksi pada vagina karena infeksi candida.

Jika mengalami infeksi candida, gejala yang muncul diantaranya adalah:

  • Keputihan berlebihan.
  • Rasa sakit yang muncul ketika berhubungan seksual.
  • Vagina terasa nyeri atau gatal.

2. Infeksi Saluran Kemih

Gejala yang kedua adalah mengalami infeksi saluran kemih.

Hal ini karena perempuan atau wanita memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi saluran kemih dibandingkan pria jika sedang mengidap penyakit diabetes.

Gejala infeksi saluran kemih diantaranya adalah:

  • Urine berwarna gelap atau bisa sampai berdarah.
  • Terasa nyeri saat mengeluarkan urine.
  • Ada rasa seperti terbakar di saluran kemih.

3. Libido Menurun

Gejala yang ketiga adalah mengalami penurunan minat terhadap sex atau libido menurun.

Wanita yang mengidap penyakit diabetes menjadi lebih sulit menikmati berhubungan seks karena sering merasa tidak nyaman dan kesakitan di vagina ketika berhubungan seksual.

Kesimpulan

Jika mengalami beberapa gejala diabetes sebagaimana disebutkan dan dijabarkan di atas, sebaiknya segera mengecek kadar gula darah dan konsultasi dengan dokter terdekat atau terpercaya. Sehingga dapat terhindar dari resiko penyakit komplikasi lainnya yang disebabkan karena diabetes. Dengan mengetahui lebih awal dan menemui dokter, maka pengidap penyakit diabetes bisa mengatasi lebih cepat dan mengubah pola hidupnya menjadi pola hidup yang lebih sehat. Semoga bermanfaat!

Pertanyaan Tentang Gejala Diabetes

Gejala umum diabetes meliputi sering merasa haus, sering buang air kecil, merasa lapar terus-menerus meskipun sudah makan, penglihatan kabur, luka yang lama sembuh, dan kelelahan yang tidak biasa.

Meski banyak gejala yang sama antara diabetes tipe 1 dan tipe 2, diabetes tipe 1 biasanya didiagnosis pada masa kanak-kanak dan remaja dan sering dikaitkan dengan penurunan berat badan mendadak.

Sementara itu, diabetes tipe 2 lebih umum pada orang dewasa dan bisa berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas.

Ya, penurunan berat badan yang tidak dijelaskan bisa menjadi tanda diabetes, terutama diabetes tipe 1. Hal ini terjadi karena tubuh mulai menggunakan energi dari otot dan lemak karena tidak dapat menggunakan glukosa sebagai sumber energi.

Jika Anda mengalami gejala yang disebutkan di atas, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Mereka akan melakukan serangkaian tes untuk mengkonfirmasi diagnosis dan membedakan antara diabetes dan kondisi kesehatan lainnya.

Gejala diabetes mungkin berkurang dengan penurunan gula darah, namun diabetes itu sendiri tidak bisa hilang sepenuhnya. Dengan pengelolaan yang tepat, seseorang dapat mengontrol gejala dan mencegah komplikasi.

Albatha Herbal Nusantara

Albatha Herbal Nusantara

Albatha Herbal Nusantara adalah perusahaan terkemuka di bidang herbal dan perawatan kulit/kecantikan berkualitas di Indonesia. Dengan komitmen tinggi terhadap inovasi dan kualitas produk, Albatha Herbal Nusantara menyediakan solusi alami yang efektif untuk kebutuhan perawatan tubuh dan kulit. Dengan portofolio produk yang luas, perusahaan ini menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan kesehatan dan kecantikan alami.