inilah herbal penurun darah tinggi yang sering digunakan untuk kesehatan

Jaga Tensi Anda dengan 8 Tanaman Penurun Darah Tinggi Ini

Darah tinggi merupakan kondisi dimana tekanan darah tidak normal, yaitu sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik sama atau lebih dari 90 mmHg. Bagaimana pengobatannya? Selain menggunakan obat, bisa dengan cara mengonsumsi tanaman penurun darah tinggi. Pemilihan obat alami bisa menggunakan tanaman herbal atau buah untuk menurunkan tekanan darah. Beberapa studi ilmiah oleh peneliti menunjukkan kandungan tanaman tertentu signifikan bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

Daftar 8 Tanaman Penurun Darah Tinggi Alami

Darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum dialami masyarakat, bukan hanya di Indonesia, hipertensi jadi fokus masalah kesehatan dunia.

WHO memperkirakan penderita hipertensi terus meningkat, bahkan tahun 2025 bisa mencapai angka 1,5 miliar penderita hipertensi.

Oleh karena itu, mulai kini kita harus jaga kesehatan agar terhindar dari hipertensi, seperti menjaga pola makan, kontrol asupan natrium penyebab darah tinggi, dan melakukan aktivitas fisik.

Jika sudah mengalami darah tinggi, maka perlu mencoba beberapa tanaman penurun hipertensi berikut.

1. Seledri

sayur seledri bermanfaat untuk darah tinggi

Banyak makanan Indonesia yang menggunakan seledri, seperti sop sayur, bakso, perkedel, hingga campuran kue.

Faktanya, cara menurunkan tekanan darah bisa dengan mengonsumsi daun seledri yang mengandung manitol, potassium, dan apigenin yang berfungsi menurunkan tekanan darah.

Namun, cara konsumsinya harus tepat, misal air rebusan atau jus seledri dalam beberapa hari.

Metode tersebut telah digunakan dalam beberapa studi penelitian dan hasilnya terbukti efektif menurunkan tekanan darah.

Contoh yang salah, konsumsi kue bawang seledri, memang kue menggunakan seledri, tapi jumlah seledri sedikit dan kue menggunakan soda kue yang juga mengandung natrium tinggi, justru perlu dibatasi, bahkan harus dihindari untuk penyandang hipertensi. 

2. Daun Sambung Nyawa

Rebusan daun apa yang bisa menurunkan tekanan darah? Daun sambung nyawa.

Banyak penelitian tentang khasiat rebusan daun ini, kandungan dari daun sambung nyawa, seperti flavonoid, tannin, steroid, asam para kumarin, dan lain-lain mampu menurunkan tekanan darah tinggi.

Bagaimana cara konsumsinya? Konsumsi agar efektif yaitu, minum air rebusan daun sambung nyawa sekali sehari, dengan perpaduan 1 gelas air dan 7 sampai 12 lembar daun.

Sebaiknya minum daun ini secara tunggal atau tidak bersamaan dengan konsumsi obat kimia.

3. Pegagan

Tanaman pegagan bisa jadi salah satu pilihan tanaman antihipertensi.

Mekanismenya adalah ekstrak etanol dari pegagan memiliki efek mencegah agregasi platelet dan antitrombosis sehingga bisa berpotensi menurunkan tekanan darah.

Pegagan juga sebagai vasodilator atau sebagai obat untuk melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Konsumsi pegagan bisa langsung sebagai lalap atau dengan cara direbus.

20 lembar daun pegagan, tambah air 3 gelas, kemudian minum ¼ gelas setiap hari sampai normal.

4. Daun Kumis Kucing

Selain penggunaan seledri dan pegagan, kumis kucing jadi salah satu tanaman penurun darah tinggi yang paling banyak digunakan dalam menerapkan praktik pengobatan komplementer-alternatif jamu untuk menurunkan tekanan darah.

Kumis kucing berperan sebagai beta blocker yang menurunkan hipertensi.

Selain itu, studi menunjukkan kumis kucing mampu menurunkan kandungan natrium dan kalium, serta terdapat quercetin yang mencegah agregasi PLT dan Thrombus sehingga menurunkan tekanan darah.

5. Daun Salam

Bukan hanya untuk masakan, daun salam punya manfaat untuk kesehatan.

Daun salam termasuk obat herbal alami pengobatan komplementer hipertensi yang telah banyak digunakan.

Cara konsumsinya yaitu, minum 100 ml, dua kali sehari dari air rebusan 10 lembar daun salam dengan 300 ml air.

Bagaimana mekanisme daun salam bisa jadi tanaman penurun hipertensi? Ada kandungan flavonoid, tannin, tamin, dan sitrat euganol.

Daun salam melibatkan reseptor beta adrenergik dan kolinergik dengan produksi nitrit oksida, serta ACE-inhibitor.

6. Daun Meniran

Cara menurunkan darah tinggi bisa menggunakan perpaduan ramuan herbal, salah satunya dengan daun meniran.

Campur daun meniran, daun pegagan, dan kumis kucing, kemudian tambahkan 3 gelas air dan rebus hingga berkurang setengah.

Sama dengan daun salam, minum ramuan ini 2 kali sehari.

Daun meniran mengandung tinggi kalium sehingga mampu mengontrol tekanan darah tinggi.

Meniran punya fungsi diuretik, yaitu membantu ginjal mengeluarkan garam dan kelebihan cairan sehingga bisa menurunkan tekanan darah.

7. Daun Sirsak

buah sirsak atau daun sirsak untuk membantu darah tinggi

Untuk daun sirsak, kita bisa konsumsi dengan cara merebus 7 lembar daun hingga mendidih, kemudian konsumsi 2 kali sehari.

Daun sirsak memodulasi pengeluaran Nitric Oxide sehingga ekstrak atau teh daun sirsak mampu menurunkan tekanan darah.

Selain itu, daun sirsak memiliki beberapa senyawa penting monotetrahidrofuran asetogenin, seperti annonasin-10-one, gigantetrosin A, dan masih banyak yang lainnya.

Ada pula mineral potassium yang memberikan efek diuresis dengan mengeluarkan sodium sehingga menurunkan tekanan darah tinggi.

Salah satu hasil studi ilmiah, Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, tepatnya studi di wilayah Pesisir Barat Lampung menunjukkan konsumsi ekstrak daun sirsak selama tujuh hari berturut-turut efektif menurunkan tekanan darah.

8. Mengkudu

Dari tanaman mengkudu, bagian apa yang menurunkan tekanan darah tinggi? Jawabannya adalah buah mengkudu.

Meskipun baunya menyengat, tapi mengkudu punya banyak khasiat, salah satunya adalah menurunkan tekanan darah.

Caranya, bisa buat jus atau parut dua mengkudu, saring, dan minum setiap hari.

 

Lantas tanaman manakah yang paling cepat? Kecepatan dan efektivitas tanaman herbal menurunkan darah tinggi tersebut tergantung seberapa parah hipertensi dan banyak faktor lain yang memengaruhi.

Misal, konsumsi makanan dan minuman sehari-hari, umur, aktivitas, kebiasaan merokok, dan lain sebagainya.

 

Tanaman penurun darah tinggi saja akan sia-sia jika masih tidak mematuhi pola hidup sehat dan pantangannya, seperti tidak mengontrol konsumsi sumber natrium, contoh kue, roti, dendeng, dan lain sebagainya. Jadi, batasi pula konsumsi makanan sumber natrium agar hasilnya semakin efektif.

Pertanyaan Tentang Tanaman Penurun Darah Tinggi

Beberapa tanaman penurun darah tinggi yang efektif antara lain adalah daun jambu biji, daun salam, teh rosella, daun kemangi, dan bawang putih. Tanaman-tanaman ini mengandung senyawa yang dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi dengan cara yang alami dan sehat.

Tanaman penurun darah tinggi seperti daun jambu biji, biji mahoni, daun katuk, daun kemangi, dan bawang putih dapat diolah menjadi berbagai bentuk konsumsi. Anda dapat membuatnya menjadi jus, ramuan, atau ditambahkan ke dalam masakan. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pengolahan yang benar agar khasiatnya tetap terjaga.

Tanaman penurun darah tinggi bekerja melalui berbagai mekanisme, seperti meningkatkan produksi oksida nitrat, melebarkan pembuluh darah, dan mengurangi respon tubuh terhadap hormon-hormon yang menyebabkan tekanan darah tinggi. Senyawa aktif dalam tanaman tersebut berperan dalam mengendalikan tekanan darah dan menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.

Tanaman penurun darah tinggi yang umumnya digunakan, seperti daun jambu biji, teh rosella, daun salam, daun kemangi, dan bawang putih, aman dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai. Namun, sebelum mengonsumsi tanaman ini, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli medis terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki kondisi medis atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Dosis yang tepat untuk mengonsumsi tanaman penurun darah tinggi dapat bervariasi tergantung jenis tanaman dan kondisi kesehatan individu. Sebaiknya mengikuti petunjuk dosis yang diberikan oleh ahli medis atau mengacu pada informasi yang tertera pada kemasan produk yang mengandung tanaman tersebut.

Albatha Herbal Nusantara

Albatha Herbal Nusantara

Albatha Herbal Nusantara adalah perusahaan terkemuka di bidang herbal dan perawatan kulit/kecantikan berkualitas di Indonesia. Dengan komitmen tinggi terhadap inovasi dan kualitas produk, Albatha Herbal Nusantara menyediakan solusi alami yang efektif untuk kebutuhan perawatan tubuh dan kulit. Dengan portofolio produk yang luas, perusahaan ini menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan kesehatan dan kecantikan alami.