penyebab asam urat dan bagaimana cara menurunkan asam urat

Penyebab Asam Urat dan Bagaimana Cara Menurunkannya

albatha.id – Asam urat seringkali membuat penderita merasa nyeri yang hebat terutama pada kaki dan tangan, pembengkakan, hingga rasa panas pada persendian. Penyebab asam urat utama karena adanya penumpukan kadar asam urat atau uric acid yang tidak bisa dibersihkan oleh ginjal. Pada fase akut, warna kulit di sekitar sendi menjadi memerah dan timbul benjolan yang tidak biasa atau trophy. Serangan ini bisa berlangsung sekitar 3 sampai 10 hari tergantung dari tingkat keparahannya. Jika sudah dalam kondisi yang semakin parah tentu serangannya akan bertahan lebih lama.

Penyebab Asam Urat yang Paling Utama

obat asam urat alami yang paling ampuh meredakan nyeri

Penyakit yang biasa menyerang area sendi ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Salah satu faktor paling utama karena kadar asam urat atau uric acid yang menumpuk sehingga membentuk kristal atau monosodium urate.

Penumpukan kadar asam urat tersebut karena memang sudah tidak bisa larut dalam darah.

Hingga semakin lama akan memicu terjadinya gangguan peradangan ataupun nyeri di sekitar persendian.

Semua sendi yang ada dalam tubuh memiliki risiko terkena asam urat sehingga perlu diwaspadai.

Namun yang paling umum dijumpai yaitu asam urat pada jari kaki, jari tangan, lutut sampai pergelangan kaki.

Begitu sebaliknya, kadar asam urat yang normal maka akan larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine atau feses.

Jika terjadi pembuangan secara rutin tentu tidak akan terjadi penumpukan sehingga asam urat tidak kambuh.

Pastinya ada banyak sekali hal yang bisa membuat kadar asam urat dalam tubuh menjadi tinggi.

Namun pemicu utamanya karena pola hidup yang buruk, seperti mengonsumsi makanan dengan kandungan purin berlebih.

Pola hidup yang buruk juga menjadi penyebab penyakit asam urat tinggi di usia muda.

7 Faktor Risiko Penyebab Asam Urat Tinggi

Memang ada banyak sekali faktor yang bisa meningkatkan kadar asam urat sehingga seseorang bisa menderita penyakit ini.

Selain pola hidup yang kurang baik, berikut ini beberapa faktor yang menjadi risiko penyebab asam urat pada tubuh:

1. Mengonsumsi Obat-Obatan Jenis Tertentu

Obat-obatan jenis tertentu seperti obat diuretik ternyata menjadi penyebab asam urat yang cukup berbahaya.

Hal ini karena jika dikonsumsi dalam jangka panjang bisa membuat uric acid menjadi semakin menumpuk.

Obat tersebut akan membuat penderita sering buang air kecil sehingga jumlah cairan dalam tubuh terus berkurang.

Jika tubuh kekurangan cairan tentu bisa membuat proses pengeluaran asam urat menjadi tidak lancar.

Kondisi seperti demikian akan membuat terjadinya asam urat di kemudian hari sehingga harus diatasi.

Selain diuretik, tidak disarankan juga untuk mengkonsumsi obat lain yang digunakan untuk mengatasi hipertensi.

Beberapa diantaranya adalah niacin, aspirin, ACE inhibitor (pencegah enzim dan pengubah angiotensin), beta blockers (penghambat beta), dan masih banyak lagi.

Obat tersebut memang tidak disarankan meskipun ingin dikonsumsi dalam dosis yang cukup rendah.

2. Minuman atau Makanan dengan Kadar Purin Berlebih

Penyebab asam urat di kaki atau area sendi lainnya juga berasal dari minuman atau makanan yang tinggi purin.

Zat purin ini memang secara alami dari tubuh, namun bisa juga berasal dari makanan dan minuman yang sering dikonsumsi.

Jika kadar purin berlebih tentu zat asam urat akan semakin menumpuk pada area persendian.

Kondisi seperti ini harus segera dihindari supaya asam urat yang dimiliki tidak kambuh.

Contoh minuman atau makanan pantangan asam urat dengan kandungan purin yang tinggi yaitu seperti berikut ini:

  • Minuman beralkohol yang juga membahayakan untuk kesehatan seperti bir.
  • Jeroan seperti ampela, hati, paru, usus dan lain sebagainya.
  • Makanan laut yang meliputi segala jenis ikan ikan, kerang, kepiting, udang, lobster, dan cumi.
  • Minuman kemasan baik dalam botol ataupun kaleng yang mengandung pemanis.
  • Sayuran dalam jenis tertentu seperti kembang kol, asparagus, bayam, dan jamur.
  • Buah-buahan termasuk durian, nanas, rambutan dan nangka.
  • Daging merah seperti daging kambing, sapi, kerbau, domba, dan kuda.
  • Selain itu, daging bebek dan angsa juga termasuk daging merah sehingga harus dihindari.
  • Berbagai jenis olahan kedelai seperti tempe, tahu, susu kedelai, tauco, dan lain sebagainya.

3. Faktor Genetik

Faktor genetik mampu meningkatkan peluang penyakit asam urat atau gout hingga mencapai 20%.

Selain itu, penyakit yang ditandai rasa nyeri ini lebih mudah menyerang kalangan pria ketimbang wanita.

Bukan tanpa alasan, hal ini karena wanita memiliki hormon estrogen yang bisa membantu tubuh untuk mengeluarkan purin.

Sedangkan pria tentu tidak memiliki hormon tersebut sama sekali sehingga risiko lebih tinggi.

Meskipun demikian, wanita dengan rentang usia 45 sampai 55 tahun atau memasuki masa menopause juga harus waspada.

Saat menopause, hormon estrogen sudah tidak akan bisa diproduksi sehingga risiko terkena asam urat akan meningkat.

4. Memiliki Penyakit Tertentu

Kondisi medis tertentu juga menjadi penyebab asam urat di tangan atau area sendi lainnya.

Hal ini karena kondisi medis tertentu bisa mempengaruhi kinerja ginjal saat menyaring asam urat sehingga diproduksi lebih banyak dan menumpuk.

Untuk  beberapa kondisi medis yang dimaksud dalam hal ini adalah seperti berikut ini:

1. Diabetes

Diabetes merupakan kondisi ketika kadar glukosa dalam darah melampaui batas normal, baik karena kekurangan insulin maupun resistensi pada insulin.

Resistensi insulin ini bisa membuat kadar asam urat atau uric acid dalam tubuh semakin tinggi.

Bukan hanya itu, resistensi insulin juga berkaitan dengan hipertensi dan obesitas.

Keduanya juga menjadi faktor risiko penyakit asam urat yang lainnya.

2. Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal kronis tidak bisa membuat ginjal menyaring limbah dengan baik, termasuk asam urat.

Kondisi ini menyebabkan asam urat tidak bisa keluar secara maksimal sehingga menumpuk pada bagian sendi.

3. Psoriasis

Memiliki psoriasis arthritis dan psoriasis juga termasuk penyebab asam urat yang cukup berbahaya.

Asam urat dalam hal ini akan dianggap sebagai produk lain dari proses pergantian sel kulit yang terbilang cukup cepat dan peradangan sistemik.

Selain itu, sebenarnya masih banyak sekali kondisi medis lainnya yang dianggap bisa menjadi penyebab asam urat pada kaki atau lainnya.

Kondisi medis tersebut seperti penyakit jantung, hipotiroidisme, sleep apnea, kanker tertentu, kelainan genetik yang cukup langka dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

5. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas memang bisa memicu datangnya berbagai penyakit berbahaya seperti asam urat.

Hal ini karena kelebihan berat badan akan membuat tubuh seseorang memproduksi insulin dalam jumlah lebih banyak.

Kadar insulin yang melebihi batas tentu akan membuat kinerja ginjal menjadi terhambat untuk mengeluarkan asam urat dari tubuh.

Asam urat yang mengendap maka semakin lama akan menumpuk hingga membentuk kristal berukuran kecil, tajam, dan menusuk.

6. Kurang Berolahraga

Meskipun sepele, kurang gerak atau berolahraga akan membuat asam urat lebih mudah muncul.

Hal ini karena memiliki risiko tinggi mengalami obesitas yang bisa menjadi pemicu asam urat.

Maka dari itu, usahakan untuk berolahraga secara rutin dalam setiap hari agar selalu sehat.

Olahraga akan mencegah kenaikan berat badan sekaligus membuat kinerja jantung lebih lancar dalam memompa aliran darah untuk membersihkan asam urat.

Olahraga juga bisa melatih bagian sendi tubuh sehingga tidak akan mudah mengalami kaku atau sakit.

Pastinya sangat bermanfaat dan terhindar dari komplikasi asam urat di kemudian hari.

7. Dehidrasi

Faktor berikutnya yang menjadi penyebab asam urat adalah kekurangan cairan atau dehidrasi.

Hal ini karena asupan air dalam jumlah cukup akan membantu tubuh untuk mengeluarkan kadar asam urat.

Begitu sebaliknya, jika tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi maka pembuangan asam urat lewat urine akan terhambat.

Jika sudah mempunyai riwayat asam urat dan kekurangan cairan tentu bisa kambuh secara mudah.

Cara Menurunkan Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat tidak dapat disembuhkan secara total meskipun oleh dokter ataupun dengan terapi akupuntur titik asam urat.

Namun, penderita masih bisa mengontrolnya dengan baik sehingga dapat meminimalisir terjadinya kambuh.

Dibutuhkan konsisten untuk mengubah gaya hidup sehari-hari agar kadar asam urat dalam tubuh dapat menurun.

Berikut ini adalah cara untuk menurunkan kadar asam urat yang dapat dilakukan :

1. Menerapkan Pola Makan yang Sehat

Penderita asam urat diharuskan untuk menjaga pola makan yang sehat agar penyakitnya tidak kambuh.

Hindari makanan dengan kadar purin tinggi karena bisa meningkatkan uric acid secara mudah.

Namun bukan berarti sudah tidak bisa mengonsumsi makanan yang enak tetapi sehat.

Masih banyak makanan dengan kadar purin yang rendah seperti kentang, pisang, dan lain sebagainya.

2. Hindari Minuman Beralkohol

Minuman keras yang mengandung alkohol juga harus dihindari karena termasuk penyebab asam urat.

Hal ini karena minuman tersebut memiliki kandungan purin dalam jumlah yang sangat tinggi.

Apalagi dalam buruknya untuk kesehatan jauh lebih besar jika dibandingkan manfaatnya.

Bahkan meskipun ada minuman beralkohol yang rendah purin sebaiknya dihindari karena dapat memicu kenaikan asam urat.

3. Meningkatkan Konsumsi Air Putih

Gejala asam urat ditandai dengan adanya pembengkakan dan peradangan di sekitar sendi.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala ini yaitu mengonsumsi lebih banyak air putih.

Disarankan untuk minum air putih minimal sekitar 8 gelas dalam setiap harinya.

Namun juga bisa disesuaikan dengan aktivitas yang dilakukan, apakah cukup berat ataukah tidak.

Tubuh yang mendapat asupan air putih dalam jumlah cukup biasanya memiliki warna urine yang bening atau putih.

Apabila konsumsi air putih ditingkatkan, ginjal akan bekerja dengan baik dalam mengeluarkan cairan kotor.

Akibatnya maka pembengkakan yang dialami oleh penderita akan semakin mereda.

4. Mengkonsumsi Suplemen atau Herbal

Kita bisa memilih obat asam urat alami yang minim akan efek samping.

Banyak sekali suplemen yang dapat dikonsumsi untuk menurunkan kadar asam urat pada tubuh.

Jika ingin mengkonsumsinya, tentu harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar lebih aman.

Dokter akan memberikan beberapa rekomendasi terkait jenis suplemen yang cocok untuk konsumennya.

Pastikan juga bahwa suplemen yang dikonsumsi tidak berpengaruh terhadap pengobatan lain yang sedang dijalani, ada baiknya memilih obat herbal asam urat yang telah berbpom.

5. Berat Badan Harus Tetap Ideal

Tumpukan lemak bisa membuat kelebihan berat badan yang bisa meningkatkan kadar asam urat.

Maka dari itu, penderita memang sangat disarankan untuk melakukan olahraga secara rutin agar berat badan selalu ideal.

Jika memang dirasa cukup sulit, penderita bisa mencoba olahraga yang ringan terlebih dahulu.

Seperti yoga, skipping, push up dan lain sebagainya yang cukup dilakukan selama 30 menit.

Penyebab asam urat yang bisa membuat sendi mengalami peradangan dan rasa nyeri memang harus selalu diwaspadai. Penyakit ini sendiri tidak dapat disembuhkan total, tetapi dapat diatasi dengan menerapkan pola hidup sehat.

Pertanyaan Seputar Penyebab Asam Urat Tinggi

Penyebab utama asam urat tinggi meliputi konsumsi makanan kaya purin seperti daging merah, ikan tertentu, dan alkohol, konsumsi obat-obatan tertentu, kondisi medis seperti hipertensi dan diabetes, serta faktor genetik.

Ya, pola makan memiliki peran penting dalam mengendalikan kadar asam urat. Makanan yang kaya purin seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis ikan dapat meningkatkan produksi asam urat. Minuman beralkohol, terutama bir, juga dapat meningkatkan risiko asam urat tinggi.

Cara alami untuk menurunkan asam urat meliputi: menjalani pola makan seimbang dengan mengurangi asupan purin, memperbanyak konsumsi air putih, menjaga berat badan ideal, serta rutin berolahraga.

Makanan yang kaya serat, seperti sayuran dan buah-buahan, serta makanan yang rendah lemak dan gula dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Hindari makanan kaya purin seperti daging merah, jeroan, dan ikan tertentu.

Disarankan untuk minum setidaknya 8 gelas air sehari atau sekitar 2 liter. Air membantu ginjal memproses dan mengeluarkan asam urat dari tubuh melalui urine.

Albatha Herbal Nusantara

Albatha Herbal Nusantara

Albatha Herbal Nusantara adalah perusahaan terkemuka di bidang herbal dan perawatan kulit/kecantikan berkualitas di Indonesia. Dengan komitmen tinggi terhadap inovasi dan kualitas produk, Albatha Herbal Nusantara menyediakan solusi alami yang efektif untuk kebutuhan perawatan tubuh dan kulit. Dengan portofolio produk yang luas, perusahaan ini menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan kesehatan dan kecantikan alami.